Posts Tagged ‘Informasi Teknologi’

Tanggal : 30 Mei 2010 Pukul 2:46 Wita

IT adalah sebuah jargon yang sering terdengar ditelinga kita, suatu pekerjaan yang melibatkan komputer sebagai mainstreamnya,mengobok-obok isi komputer, baik software maupun hardware, tiap hari dedapan tabung monitor atau cristal cair di LCD,pencet keyboard dan memperkosa mouse. Jelas pelaku IT tidak bisa lepas dari komputer, apapun bidangnya, baik programer, disainer hingga teknisi sempalan.

Di Era Globalisasi sekarang, dunia IT sudah banyak menghasilkan lapangan pekerjaan baru, dengan omset milyaran per bulan, apapun bisa menjadi uang jika sudah masuk dunia IT, contoh kongkrit saja facebook, membernya melebihi 200 juta orang, hampir mendekati jumlah penduduk indonesia yang notabene 225 juta jiwa.

Tidak hanya sebatas lahan pencetak uang, tetapi sumber informasi terbesar adalah didalam dunia IT itu sendiri, internet sebagai wadahnya sangat banyak membatu para mahasiswa, dosen, guru pengajar dan tante-tante girang untuk mencari informasi yang mereka butuhkan, tidak ada batas dan tidak ada waktu berkunjung seperti rumah sakit sanglah. Bebas. kapanpun dimanapun anda bisa mendapatkan informasi itu. Itulah hebatnya dunia IT, dunia para manusia dan “setan”.

Melihat keadaan ini, perusahaan mengambil tindakan untuk mencari omset yang paling banyak dengan modal sangat sedikit, prinsip ekonomi ternyata wajib dicekoki oleh perusahaan, perusahaan menuntut karyawan untuk bersikap profesionalisme, tidak abal-abal, loyalitas, tidak banyak menuntut, dan penuh tanggung jawab. Sebuah rentetan sistem yang rasanya sudah muak kita dengar…

Para pekerja IT di sumpal dengan gaji bulanan maksimal 2 juta,dengan “ribuan” syarat diatas, berbeda sekali dengan di luar negeri, yang pekerja nya dibayar per jam dengan nilai yang sangat tinggi. maka tidak heran jika seorang pelaku IT itu sering melakukan bajing loncat, alias pindah-pindah perusahaan, perusahaan A dijadikan batu loncatan untuk tujuan yang lebih baik, karena para pekerja IT itu merasa sebagai sapi perah, dituntut profesionalisme tetapi konpensasinya adalah isapan jempol.

Wassalam
Hendra Wijaya