Pawai Obor, Sebagai Atraksi Wisata Yang Menjadi Tradisi Rutin Desa Sanur Kaja Menjelang Kemerdekaan RI

Posted: November 24, 2010 in Kepariwisataan
Tags: , , , , ,

Pawai Obor, Sebagai Atraksi Wisata Yang Menjadi Tradisi Rutin Desa Sanur Kaja Menjelang Kemerdekaan RI
Hendra Wijaya 070010055
Mahasiswa S1 Sistem Komputer, Sekolah Tinggi Ilmu Komputer dan Manajemen Informatika STIMIK STIKOM BALI
Jl. Raya Puputan Renon, No.86 Denpasar – Bali
E-Mail : t39uh24@yahoo.co.id

Defenisi Attraksi Wisata
Seluruh kehidupan keseharian penduduk setempat beserta setting fisik lokasi desa yang memungkinkan berintegrasinya wisatawan sebagai partisipasi aktif seperti : kursus tari, bahasa dan lain-lain yang spesifik.[1]

Wisata pedesaan dimana sekelompok kecil wisatawan tinggal dalam atau dekat dengan suasana tradisional, sering di desa-desa yang terpencil dan belajar tentang kehidupan pedesaan dan lingkungan setempat.[2]

Atraksi Wisata Pawai Obor
Adalah tradisi desa setempat (baca:desa sanur kaja) tepatnya pada banjar batan poh. Dimana tradisi ini di lakukan setiap tahun menjelang malam kemerdekaan RI. Hal ini memberikan perhatian khusus dan tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang tertarik ingin mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh orang-orang dari desa sanur kaja ini.

Merujuk kepada defenisi dari atraksi wisata diatas, tampak jelas bahwa wisatawan asing ikut berpartisipasi langsung maupun tidak langsung dalam attraksi yang dilakukan oleh orang-orang desa sanur kaja dengan cara membawa obor dimulai dari lapangan desa, dilanjutkan berjalan kearah Jl. Danau Buyan, hingga ke pertigaan Jl. Hang Tuah, dan kembali lagi di lapangan desa.

Tujuannya adalah untuk menyambut hari kemerdekaan RI, uniknya attraksi ini konon hanya dilakukan hanya oleh desa sanur kaja saja, khusus pada banjar batan poh, dan tidak dilakukan oleh desa sanur bagian lain.

Dari atraksi ini wisatawan asing dapat belajar tentang kehidupan dan tradisi orang-orang desa sanur dan lingkungan sekitarnya dalam menyambut kemerdekaan RI. [3]

__________
Catatan Kaki :
1. Desa Wisata, http://id.wikipedia.org/wiki/Desa_wisata, Tanggal Akses :19 Oktober 2010, Pukul 23:50 Wita
2. Edward Inskeep, dalam Tourism Planning An Integrated and Sustainable Development Approach, hal. 166
3. Tanya jawab antara saya (Hendra Wijaya) dengan nara sumber (Arik Subagia) sebagai penduduk asli desa sanur, pada tanggal 19 Oktober 2010, pukul 23:16 Wita

Comments are closed.