Pentagon Juga Bisa Kebobolan

Posted: May 7, 2010 in Etika Profesi
Tags: , , , , , ,

Hendra Wijaya – 070010055

Mahasiswa S1 Sistem Komputer – Sekolah Tinggi Ilmu Komputer  (STIMIK),  STIKOM BALI
Jl. Raya Puputan No.86 Renon Denpasar – Bali
Email : 070010055@stikom-bali.ac.id

Abstrak
Pentagon, siapa yang tidak mengetahui sebuah markas besar angkatan bersenjata negara adidaya, Amerika Serikat. Sebuah markas yang sulit di tembus oleh para hacker diseluruh dunia karena tingkat keamanan yang super ketat karena di dukung oleh peralatan dan SDM yang handal. Namun demikan, sepandai pandainya tupai meloncat pasti kan jatuh juga, walaupun pentagon di lapisi oleh beberapa keamanan jaringan, masih saja hacker kelas dunia bahkan bisa menyusup ke sistem keamanan pentagon. Dengan adanya celah itu, maka pihak amerika mendidik para ‘hacker’ untuk di menguji keamanan sistem pertahanan pentagon, dengan cara menyiapkan mereka untuk menghack sistem tersebut.

Key words : pentagon, hacker, jaringan, pertahanan, keamanan.

Pendahuluan
Pentagon adalah adalah gedung Departemen Pertahanan AS di Arlington, Virginia  dekat Washington D.C., yang berbentuk segi lima (bahasa Yunani: pentagon). Pentagon adalah kantor utama angkatan bersenjata AS.

Pentagon oleh banyak pihak dilihat sebagai salah satu gedung yang dirancang secara efisien. Sistem gang di dalam gedung ini panjangnya ada 28 kilometer dan luasnya ada 11 hektar. Namun setiap tempat di dalam gedung ini bisa dicapai dalam waktu tujuh menit dengan jalan kaki.

Anda bisa membayangkan bahwa gedung Departemen Pertahanan negara adidaya ini tentunya menyimpan berbagai informasi yang sangat penting, baik itu masalah proyek-proyek persenjataan, strategi, perlengkapan persenjataan, dan informasi-informasi lain yang tidak kalah pentingnya. Dan kemungkinan besar informasi tersebut tersimpan dalam sebuaah file berbentuk file digital.

Bagaimana banyak pihak yang ‘ingin’menguasai informasi tersebut, baik untuk kepentinang politik, ekomoni dan keamanan. Atau bahkan ada kepentingan lain yang hanya sebatas ketidak puasan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah amerika serikat terhadap inflasinya di negara-negara islam (afganisthan, irak, palestinda, dll), dimana hacker-hacker muslim merasa geram terhadap kebijakan amerika serikat ini.

Beberapa Kasus Pembobolan Sistem Pertahanan Pentagon.

Cracker Rusia dan China Sukses Menjebol Jaringan Komputer Pentagon.

Dikutip Bilcyber dari ITexaminer, Senin (1/12/2008), cracker ini melancarkan serangan malware ke komputer zona perang dan komando pusat AS yang mengawasi Irak dan Afghanistan.

Menurut Departemen Pertahanan AS, serangan ini sungguh signifikan dan menyita perhatian. Namun, belum bisa dipastikan apakan serangan malware ini dilancarkan oleh cracker Rusia secara perorangan atau ada keterlibatan dari pemerintah Rusia.

Kemungkinan, cracker ini menjadikan komputer yang digunakan tentara di Afghanistan dan Irak sebagai target serangan. Malware yang menyerang sistem komputer AS tersebut adalah agent.btz, dan telah bergentayangan di komputer-komputer non-pemerintah selama beberapa bulan terakhir.
Selama ini Pentagon dan departemen pemerintah AS berulang kali menghadapi serangan cyber, yang diduga berasal dari Rusia dan China.

Mungkin dalangnya adalah pemerintah rusia sendiri. Silahkan rujuk :
http://www.economist.com/world/international/displaystory.cfm?story_id=9228757&CFID=8352958&CFTOKEN=38442865

Chinese Military Hacks Pentagon’s computer system. Silahkan Rujuk :
http://www.youtube.com/watch?v=qGlFjWUphZo&feature=related


Penggila UFO Sukses Menyusup Sistem Komputer Pentagon. Di ancam 70 Tahun Penjara.

Gary McKinnon, warga Inggris berumur 42 tahun ini menghadapi ekstradisi ke AS. Dia berusaha menghindari pengadilan di AS, tapi jaksa Inggris menolak hal itu. Dia akan menghadapi ekstradisi di bawah Extradition Act pada 2003.

Laki-laki kelahiran Glasgow itu selain dituduh menembus komputer Pentagon, juga masuk ke 98 jaringan yang digunakan tentara, angkatan laut dan NASA antara Februari 2001 hingga Maret 2002.

Dia beralasan melakukan hacking untuk mencari bukti adanya UFO. Pada polisi dia mengatakan sistem komputer Pentagon itu sudah diakses oleh hacker lain, terutama berasal dari China.

Jet Tempur Tercanggih AS Dibobol Hacker.

Ribuan data rahasia pesawat tempur paling canggih milik AS, F-35 Joint Strike Fighter, telah dibobol hacker selama dua tahun terakhir.

Pembobol berhasil mengacak-acak sistem elektronik pesawat itu melalui komputer-komputer kontraktor Pentagon yang bertugas merancang dan mengembangkan pesawat tersebut. Demikian diungkapkan sejumlah pejabat yang enggan disebutkan namanya karena sensitifnya kasus ini.

Seperti dilaporkan CNN, para hackers juga bisa memasuki sistem kontrol lalu lintas Angkatan Udara AS. Mereka bahkan bisa mendapatkan informasi tentang lokasi penerbangan pesawat militer AS.

Pesawat F-35 Joint Strike Fighter adalah pengembangan F-35 Lightning II. Pesawat baru ini dirancang menjadi pesawat tempur yang bisa digunakan bagi Angkatan Laut, Angkatan Darat maupun Angkatan Udara. Proyek pembuatan pesawat itu bernilai 300 miliar dollar AS.

Sebagian besar data yang dibobol seputar rancang bangun dan statistik kemampuan pesawat, termasuk sistem elektroniknya. Dengan data itu maka pembobol bisa dengan mudah menggunakannya untuk membuat pesawat tandingan.

Antisipasi Pihak Departemen Pertahanan AS, dengan cara mendidik Hacker untuk menyerang Pentagon itu sendiri.

Menurut Jay Bavisi, Presiden International Council of Electronic Commerce Consultants atau EC-Council, untuk bisa melawan kekuatan hacker di luar sana, SDM-nya harus berpikir seperti mereka. “Karena itu, kami memberikan mereka pelatihan untuk menjadi hacker certified,” katanya seperti dikutip VIVAnews dari Secure Obs, Jakarta, Senin (15/3).

Untuk diketahui, EC-Council merupakan salah satu perusahaan resmi yang dipilih oleh Pentagon untuk mengawasi pelatihan para pekerja Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang berhubungan dengan keamanan komputer. Ketika usai, para pekerja akan berhak atas sertifikat dan resmi menjadi certified hacker.

“Dengan sertifikasi itu, para pekerja diharapkan mampu mempertahankan jaringan dari ancaman para hacker, bukan justru menjadi hacker,” kata Letnan Kolonel Eric Butterbaugh selaku juru bicara Dephan AS.

Diketahui, sepanjang tahun 2009, tercatat hampir 45.000 serangan terhadap komputer Dephan AS. Bahkan, serangan terhadap jaringan komputer Dephan diperkirakan meningkat naik 60 persen sampai akhir 2010. Alhasil, Pentagon merugi sebesar 100 juta dolar AS.

Bavisi mengatakan pelatihan itu fokus pada seni hack, menggunakan peralatan dan trik yang sama yang digunakan oleh para hacker konvensional. “Konsep utamanya, para karyawan Dephan dipersilahkan menggunakan pelatihan itu untuk meng-hack ke dalam jaringan komputer Departemen,” ujar Bavisi.

“Jadi, ketika mereka menemukan celah keamanan (bug) yang bisa dimanfaatkan untuk menyerang. Mereka akan meningkatkan keamanan pada titik itu sehingga menghilangkan ancaman,” tandasnya.

Kesimpulan
Pertahanan Amerika Serikat, yang notabene adalah Negara adidaya dengan segala macam peralatan-peralatan canggih dan SDM yang memadai di bidangnya, ternyat masih saja ada yang dapat menjebolnya. AS mengambil langkah yang signifikan untuk menjaga keamanan data mereka dengan cara melakukan pendidikan hacker, untuk menghack system keamanan mereka sendiri, jika di temukan suatu kelemahan (bug) maka pihak AS akan melakukan perbaikan, dan hal ini dilakukan secara kesinambungan.

Bagaimana dengan Indonesia ? Indonesia adalah Negara berkembang yang mungkin saja system pertahanannya setiap tahun akan semakin meninggkat, dan dengan demikian pula maka ancaman di dunia mayapun semakin meningkat. Oleh karena itu belajar dari pengalaman, maka system komputer khususnya harus memiliki lapisan keamanan yang bagus, agar kerahasiaan data dapat dijaga.

Referensi :
1. Gedung Pentagon, Wikipedia Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Pentagon, diakses pada hari Rabu 14 April 2010.
2. Bil Cyber, Cracker Rusia Bobol Jaringan Komputer Pentagon, http://www.bilcyber.com/index.php?menu=detail&coms=1&id=417&t=-Cracker-Rusia-Jebol-Jaringan-Komputer-Pentagon, diakses pada hari Kamis 15 April 2010.
3. Inilah dot Com, Gila UFO Diancam 70 Tahun Penjara, http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2009/03/02/87458/gila-ufo-terancam-70-tahun-penjara/, diakses pada hari Kamis 15 April 2010.
4. Bluefame, Jet Tempur AS di Bobol Hacker, http://www.bluefame.com/lofiversion/index.php/t193385.html, diakses pada hari Kamis 15 April 2010.
5. Arrahmah dot Com, Pentagon Latih Karyawan Jadi Hacker, http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/7222/pentagon-latih-karyawan-jadi-hacker, di akses pada hari Kamis 15 April 2010.

Comments are closed.